Macam Macam Alergi Pada Anak

Ibu & Anak Kesehatan

Apa Macam Macam Alergi Pada Anak?

Menjaga kesehatan anak mencakup banyak hal termasuk mengetahui apa macam macam alergi pada anak. Ya, anak-anak memang lebih rental mengalami alergi seiring dengan gangguan kekebalan tubuh pada anak memang sering terjadi. Alergi memang bukan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau zat berbahaya. Alergi justru disebabkan oleh sebuah zat yang dianggap berbahaya oleh tubuh padahal zat tersebut tidak berbahaya. Anak-anak pun tidak selalu sama memiliki satu jenis alergi tertentu saja. Setiap orang di dunia bisa saja memiliki alergi yang berbeda-beda termasuk dalam satu keluarga dan satu keturunan. Namun, terdapat beberapa alergi yang sangat sering didederita anak-anak dan alergi yang dimaksud ditemukan di mana-mana. Banyaknya kasus suatu alergi pada anak bisa menjadi pedoman dan peringatan bagi orang tua agar lebih waspada terhadap beberapa alergi yang sering terjadi pada anak.

Apa keuntungan mengetahui berbagai macam alergi yang sering diderita oleh anak? Jika Anda tahu apa macam macam alergi pada anak, Anda bisa lebih waspada untuk menghindarkan anak dari penyebab alergi atau alergennya. Langkah terbaik atasi alergi tentu saja dengan menghindarkan anak dari penyebab alerginya. Jika Anda termasuk orang yang tidak ingin melihat anak terkena alergi dan menderita reaksi alergi yang dapat mengganggu waktu bermain dan belajarnya, maka ketahuilah macam-macam alergi yang biasa diderita oleh anak-anak.

Apa macam macam alergi pada anak? Jika dilihat dari banyaknya kasus alergi pada anak, ada sederet alergi yang biasanya muncul dan harus diperhatikan oleh semua orang tua yang sayang anaknya. Beberapa alergi yang sering muncul pada anak adalah sebagai berikut:

  • Alergi susu

Jika ditanya alergi apa yang paling sering melanda anak maka jawabannya adalah alergi susu. Alergi ini cukup banyak penderitanya dan paling sering diketahui oleh banyak orang lantaran memang sangat mudah diamati dan memberikan reaksi alergi yang jelas. Banyak anak yang sudah mendapatkan susu tambahan dari jenis susu sapi akan mengalami reaksi tubuh seperti gangguan pernafasan, gangguan percernaan, muncul ruam dan sebagainya setelah mengkonsumsi susu. Biasanya, jika terjadi alergi susu maka bayi atau anak akan sangat menderita terutama jika memiliki ruam dan kulit yang gatal. Solusinya, tentu hindarkan berbagai macam minuman susu dan makanan olahan susu walaupun anak menyukainya. Selain itu, berikan antihistamin untuk meredakan reaksi alergi yang menyiksa. Bisa juga dicoba susu kedelai sebagai pengganti susu sapi.

  • Alergi air liur

Alergi ini cukup sering terjadi namun jarang disadari oleh para orang tua. Terlebih lagi pada bayi, alergi air liur sangat sering terjadi hingga membuat area pipi atau dagu menjadi penuh ruam, kemerahan, hingga gatal yang membuat bayi menjadi tidak nyaman. Ketika terjadi reaksi alergi seperti ini, banyak orang yang salah menduga karena biasanya akan mengira adanya alergi susu atau alergi makanan. Padahal, beberapa anak memang kulitnya terutama kulit wajah tidak bisa terkena air liurnya sendiri. Satu-satunya cara jika memiliki anak yang alergi air liur adalah menjaga kebersihan wajah dan selalu membersihkannya secara cepat jika terdapat air liur dibagian wajah.

  • Alergi hewan peliharaan

Ada juga alergi yang sering terjadi pada anak yaitu alergi hewan peliharaan. Banyak anak yang benar-benar tidak bisa berdekatan dengan hewan peliharaan seperti kucing,  anjing, dan sebagainya. Berbagai hewan peliharaan memang bisa menjadi sumber alergi bagi anak yang tidak mentolerir alergen dari hewan peliharaan seperti bersentuhan dengan kulit hewan, bulunya, air liurnya, atau juga air seni hewan peliharaan. Berbagai reaksi akan muncul jika anak memiliki alergi hewan peliharaan dan mendapatkan kontak dengan alergennya seperti bersin, mata berair, hidung berair, dan hingga dada terasa sesak.

  • Alergi makanan tertenu

Anak-anak juga bisa mengalami alergi makanan tertentu yang memang umumnya tidak berbahaya dan bahkan terasa lezat. Berbagai makanan yang biasanya sering menjadi sumber penyebab alergi contohnya adalah telur, kacang, ikan, gandum, kedelai, daging merah, udang, kerang, dan sebagainya. Jika anak memiliki alergi makanan tertentu, maka sebaiknya hindarkan anak dari makanan tersebut. Hal ini pun termasuk ketika anak memang suka dengan rasa atau masakannya, tetap saja harus dihindarkan karena bisa membuat anak mendapatkan reaksi alergi. Perlu juga diberikan edukasi atau pemahaman yang benar untuk anak yang memiliki alergi makanan agar bisa menjaga dirinya untuk tidak mengkonsumsi suatu makanan yang menjadi alergen bagi dirinya.

Setelah mengerti apa macam macam alergi pada anak, tugas Anda sebagai orang tua agar bisa lebih waspada dan teliti. Berbagai macam penyebab alergi sangat dekat dengan kehidupan dan bahkan dianggap wajar oleh orang lain padahal bisa membuat anak terkena alergi. Orang yang berada disekitar anak harus diberikan edukasi tentang alergi anak agar ikut menjaga anak terhindar dari penyebab alerginya.